Copas dari group buat motivasi mengejar impian.
16 Alasan Utama.. ( Tulisan tahun 2009 )
MEUTHIA Z RIZKI·
SUNDAY, AUGUST 28, 2016
Tulisan di bawah ini diambil dari blogku yang ditulis tahun 2009. Kalau ada bahasa2 alay, yaaa mohon maklum yaa.... aku aja kaget2 bacanya haha
Ini adalah 16 alasan utama mengapa saya tidak membiarkan diri saya untuk down atau pesimis di bisnis Oriflame. Hanya sharing saja ya.. Tak ada maksud riya atau menggurui ( hanya maksud #menampar pakai tulisan ) .
Yaaa mudah2an bisa ikutan jadi semangat karena intinya adalah aku ingin membangunkan semua downline2ku.
Bahwa jika IMPIAN besar, pasti tenaga, harapan dan semangat yang kita punya haruslah besar. ---
Tahun2 awal diriku menjalani bisnis Oriflame, aku pun ditolak - tolak, dicuekin, dihindari oleh teman2 sepermainan gara2 menekuni bisnis MLM, mereka takut ditawari dan direkrut. Pokoknya ngeliatnya selalu dari sudut pandang yang jelek tentang aku. Tapi aku lebih memilih membesarkan bisnisku. Ini kan masa depanku.
Kalau aku down, manalah mungkin aku jadi Senior Diamond? Kalau aku putus asa, manalah mungkin ada nama Meuthia Rizki di google :))
Kalau aku pesimis, manalah mungkin lahir downline2 hebatku yang sekarang udah pada jadi top top leader itu.
Yang ngetawain dan nolak2 aku mah, yaaa biar aja. Kami kan punya impian dan jalan kehidupan masing2. Bagimu agamamu bagiku agamaku.. Bagimu bisnismu bagiku bisnisku. :))
Insya Allah saya nggak pernah down tuh. Itu semua karenaaaaa :
1. Aku capek belasan tahun hidup antara bokek dan selalu nge-pas banget ! Aduuh sumpah capek. Jadi orang bokek itu nggak enaaaak. Sensitive!! Hidup nggak santai. Serius terus! Otak mikiiirr terus gimana caranya bayar ini itu. Dulu nonton Mr. Bean aja nggak bisa ketawa tuh padahal katanya segitu lucunya. Sekarang? Kalau di pesawat Garuda ada film singkat Just For Laugh, hihihi aku bisa tuh ngakak2 sendirian sangking ringannya hidupku saat ini. 😀 Alhamdulillah.
2. Selama 12 tahun jumpalitan antara ngantoran juga dan bisnis juga, nggak kaya2 juga. Giliran main Trading, anjlok dan bangkrut! Kayanya enggak tapi stressnya iya! Aseeemm bener.
3. Umur nambah terus, kebutuhan meningkat terus, tapi penghasilan segitu-segitu ajah itu gimana yaa rasanya. Orang tolol kalau aku tidak merubah haluan dan melakukan perbedaan.
4. Aku mau jadi orang anti bokek saat aku masuk usia setengah tua nanti. Pokoknya mau apa aja tinggal garuk ATM...
5. Oriflame adalah Salah Satu INVESTASI bisnis yang mudah, murah dan anti bangkrut buat menolong aku menggapai IMPIAN besarku.
6. Aku nggak punya pilihan selain di sini. Aku nggak bisa nyanyi.. Aku nggak tertarik jadi pelawak2 yg bayarannya mahal.. Nggak cantik pula buat jadi model2 iklan, dan dari dulu nggak seksi2 amat, jadi nggak dilirik ama Teng Tong ( edited )
7. Sadar diri kalau suamiku bukan konglomerat dan Alhamdulillah dia mah orang jujur. Makanya dipekerjakan tuh sama Presiden SBY jadi Fotografer Pribadi. Mana berani dia korup.
8. Menerima kenyataan bahwa aku ini SENANG HIDUP ENAK tapi kalau harus ngerongrong dari suami terus2an... kesianlah ntar anak orang stress tingkat tinggi punya istri mau hidup di atas standard tapi bisanya cuma mintaaaa meluluk
9. Aku nggak hidup sendiri. Aku nih masih punya orang tua yang sudah mati2an ngelahirin dan ngebesarin aku sampai beliau kerja kantoran selama 32 thn. Amit2 jgn sampai jadi anak nggak balas budi, ngerawat, dan bahagiain orang tua. Pake uang suami buat bahagiain mama? Yaaah kalau cuma buat kebutuhan sehari2 dan kesenangan yang seadanya, mama mungkin masih mau terima pakai uang jajan dari suami. Tapi kalau mau memberikan fasilitas ? Kaya beliin mobil, ngajak liburan kelas dunia, shopping2 ? Manalah mau emak gue terima itu semua kalau bukan duit hasil anaknya sendiri... kayanya semua ibu seperti itu deh. Malu alasannya.
Itu aku saat usia 23 tahun sedang menemani mamaku saat dikirim Pertamina kursus singkat 3 bulan di Jepang saat beliau mendapat beasiswa dari Pertamina di tahun 1993. Tuh, aku sampai dibela2in nyusul ke Tokyo oleh Ibuku karena aku anak satu2nya dari 2 bersaudari yang ngotot kepengenan ikut.
Bisa nangis seumur hidup kalau aku nggak bisa gantian membahagiakan mamaku.
Down? Aduuh mama bisa lebih nangis bombay punya anak cepet down sementara beliau menghidupi 3 anaknya sendirian ga pake acara down2-an!! Kalau beliau tidak bermental tangguh, udah pastilah kami anak2nya nggak bisa kuliah dan hidup enak dulunya.
10. Nggak mau ngerjain pekerjaan Asisten Rumah Tangga alias Pembantu. Buat aku: nyapu, ngepel, nyetrika, cuci piring, nyikat kamar mandi, bersih2 jendela, motong rumput, masak yang ini karena nggak bisa tapi saya doyan makan masakan rumahan, jadi aku wajib punya embak yg jago masak itu semua adalah pekerjan yang harus dilakukan ART, bukan aku. Selain bagi2 rejeki ke orang lain, aku merasa potensi diri yang aku punya lebih menghasilkan dari sekedar ngerjain kerjaan2 Pembantu. Yaaa kalau 2 minggu aja saat ditinggal si embak okelah, tapi buat terus2an? Aduuh please nggak mau. Nggak akan Mauuu !!
Daaan...aku nih nggak suka nonton TV. Nggak betah duduk berlama2 nonton Tv. Jadi, mending ketak ketik depan laptop deh membangun jaringan di Oriflame..
11. Paham betul LIBURAN ke luar negeri itu enak, tapi kalau pake duit sendiri ? Pasti semua serba diirit2 seadanya. Nggak mauuuu ah.. Mau yang tinggal sodorin pasport dan berangkat. Nah di Oriflame bisa begitu...
Disaat dunia sedang krisis karena kena imbas krisis di Amerika tahun 2008 lalu, aku diberi liburan oleh Oriflame dan menginap di hotel Atlantis Jumeirah - Dubai pada Januari 2009. Sungguh sepadan untuk sebuah hasil kerja keras yang penuh semangat dan konsisten
12. Aku ingin memberi contoh dan duplikasi ke anak2ku, Mau hidup enak ? Kerja Keras !! Boleh punya selera tinggi, tapi kudu siap banting tulang! Dan bahwa hidup itu jangan gampang down. Dunia itu keras dan susah di tebak buat orang yang lembek dan pesimis. Tapi dunia itu indah serasa dalam genggaman jika kita tahan banting dan bermental tangguh. Insya Allah anak2ku bermental tangguh, pekerja keras dan 'mata duitan' seperti Bapak dan Ibunya. hehehe. eehhh terbukti lohh yang mata duitan tuh lebih pekerja keras dibanding yang tidak hijau liat duit, wkwkwkwkkw....
13. Ingin jadi downline hebat dan tangguh di mata upline. Malu rasanya kalau uplineku menganggap aku bukan downline andalan. Dari awal gabung, aku sangat ingin menjadi downline yang diperhitungkan. Sama persis ketika aku juga bekerja kantoran, aku selalu ingin menjadi bagian yang dibutuhkan oleh kantor.
So, jangan sering2 ngeluh sama upline. Upline juga lama2 eneg punya downline dikit2 ngeluh, dikit2 komplen, dikit2 nyerah, putus asa dsb dsb dsb. Naah uplen kan juga manusia, ujung2nya kamu dicuekin dan pelan2 akan ditinggalin.. Abis kalau ngurusin yang gampang down, si upline kapan naik peringkatnya?
14. Malu sama downline2 juga, kalau aku tidak semangat. Bagaimana aku bisa memotivasi downline2ku kalau aku pesimis? Bagaimana aku bisa menjadi panutan downline2ku kalau aku tidak bersemangat.
Dan lebih malu lagi sama orang2 yang menolakku andai aku berhenti disaat aku belum menghasilkan apa2 di sini. Jangan sampai mereka tertawa lebih kencaaang karena aku berhenti di bisnis ini dan tidak menghasilkan apa2. Jalan Terus... Semangat Terus! Pokoknya harus aku yang ujung2nya ketawa lebar .... eh senyum lebar..
15. Nasibku tidak tergantung siapapun kecuali padaNYA. Tidak pula tergantung suamiku, insyaAllah. Andai suami lebih dulu tiada dariku, apa iya asuransi dan warisannya menjamin kelangsungan hidupku dan anak2ku sepanjang umur kami? Uang asuransi dan uang warisan itu panas. Akan cepat habis kalau kita tidak bisa mengolahnya. So, para suami, jadilah suami seperti suamiku. Yang full support dan tidak pernah mengecilkan potensi istrinya. Kalau tidak bisa membantu bisnis istrinya, setidaknya bantulah dengan doa agar sang istri tetap semangat dan lancar2 bisnisnya. Kalau istrinya berhasil masa iya sih suaminya nggak kena imbas hidup enak? Apa iya sih semua keberhasilan itu bukan untuk keluarga?
16. Malu sama Tuhan. Tuhanku sudah demikian Maha Baiknya menciptakan aku dengan kondisi seperti ini. Dikasih dua mata dan semua kelengkapan tubuh yang sempurna. Dipertemukan dengan sebuah bisnis yang murah banget modalnya tapi bisa mengangkat aku dari kebokean. Masa aku harus down segala.
Allah memberi rezeki kepada hambaNYA sesuai dengan usaha dan kemauan KERASnya.. Jadi...aku berusaha dan berdoa saja. Hasilnya pasti Tuhan kasih sesuai yang ku pinta. Cepat atau lambat. Cepat, alhamdulillah. Lambat, ya jangan menyerah.
Ayo semangaaaaattt!!
Comments